Warga China Ingin Sekolah di Amerika Serikat, Kementerian Pendidikan Keluarkan Peringatan

oleh

Tagar peringatan itu seketika viral di media sosial sejak diumumkan Senin malam, dan telah dibaca lebih dari 21 juta kali di Weibo.

Hubungan antara Amerika Serikat dan China telah memburuk dengan cepat sejak harapan untuk kesepakatan perdagangan hancur pada awal Mei.

WARTA KOTA, PALMERAH— Warga China mendapatkan peringatan dari Kementerian Pendidikan China jika ingin bersekolah di Amerika Serikat.

Dalam peringatan pertama sekolah di luar negeri tahun ini, Kementerian mengatakan para mahasiswa dan akademisi harus mempersiapkan diri apabila ingin menempuh pendidikan di Amerika Serikat.

Menurut kementerian, beberapa mahasiswa China yang ingin belajar di Amerika Serikat telah menghadapi pembatasan visa, meningkatnya jumlah penolakan visa, dan berbagai masalah lainnya.

“(Ini) memengaruhi keberhasilan studi mahasiswa China di AS,” demikian pernyataan Kementerian China, Senin (3/6/2019), seperti diwartakan CNN, seperti dilansir Uri.co.id.

Tagar peringatan itu seketika viral di media sosial sejak diumumkan Senin malam, dan telah dibaca lebih dari 21 juta kali di Weibo.

Jelang pengumuman itu, Wakil Kepala Departemen Kerja Sama dan Pertukaran Internasional, Xu Yongji, mengatakan pertukaran di bidang pendidikan menjadi semakin rumit.

“Amerika Serikat dan pemerintah federal telah mempolitisasi pertukaran normal antara negara-negara dan menekan China atas nama ancaman China dan teori infiltrasi,” katanya.

Pada Maret lalu, sejumlah anggota Kongres dari Partai Republik memperkenalkan RUU yang akan melarang orang yang dipekerjakan atau disponsori oleh militer China untuk menerima visa pelajar atau penelitian ke AS.

Hubungan antara Amerika Serikat dan China telah memburuk dengan cepat sejak harapan untuk kesepakatan perdagangan hancur pada awal Mei, dengan masing-masing pemerintah saling menyalahkan.

Mengutip Reuters yang dilansir Uri.co.id, sekitar 14 miliar dollar Amerika Serikat atau Rp 199 triliun dari biaya pendidikan dan lainnya dihasilkan oleh 360.000 warga China yang belajar di AS per tahunnya.

Editor surat kabar China Global Times, Hu Xijin, mengaitkan peringatan tersebut dengan diskriminasi yang dihadapi mahasiswa dan perang dagang.

“Peringatan ini adalah tanggapan terhadap serangkaian tindakan diskriminatif terbaru yang diambil AS terhadap mahasiswa China,” katanya.

“Dan juga dapat dilihat ini sebagai respons terhadap perang dagang yang dimulai oleh AS,” kicau Hu di akun Twitter-nya.

Tahun lalu, Kedutaan Besar China di Washington mengeluarkan peringatan keamanan kepada warga negaranya yang bepergian ke Amerika Serikat.

Mereka menilai, warga China di “Negeri Paman Sam” telah mendapat sejumlah masalah termasuk tagihan medis yang mahal, ancaman penembakan dan perampokan publik, dan pemeriksaan serta penyitaan oleh agen bea cukai.

Uri.co.id Kementerian Pendidikan China: Berhati-hatilah jika Sekolah di AS ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!