Aero dan Aqsa Aswar Terjun ke Bisnis Garmen

oleh

Nama Aero Aswar dan Aqsa Aswar saat ini lebih kondang sebagai atlet jetski Indonesia. Namun, bisa jadi di masa depan, dua peraih medali Asian Games 2018 ini akan dikenal sebagai pebisnis industri garmen.

Sebagaimana dilansir Uri.co.id, kakak-beradik ini sedang merintis usaha produk pakaian yang dikhususkan untuk kalangan anak muda.

Mereka menggandeng sebuah produsen garmen bermerek Young Master, untuk memproduksi koleksi pakaian bermerek 45WAR.

“Sudah terpikir untuk memulai bisnis, dan ini salah satu jalur bisnis yang akan saya jalani dengan adik (Aqsa). Untuk namanya kami pakai 45WAR,” kata Aero saat konferensi pers di Ancol, Jakarta, Kamis (23/5).

“Kami mau angkat anak-anak muda bertalenta di bidang masing-masing melalui produk ini. Selama ini mereka belum berani tampil,” imbuh Aero.

Produk pakaian 45WAR ini mengangkat tema activewear yang mengikuti tren, tetapi tetap elegan dan praktis, sebagaimana gaya mereka berpakaian sehari-hari.

Nama 45WAR, yang menjadi merek produk  ini, terinspirasi dari gabungan tanggal dan bulan kelahiran  kakak adik ini.

Aero lahir di tanggal 4, sementara  Aqsa lahir di bulan Mei. Dua angka itu lantas digaung dengan kata “War”, untuk menggambarkan semangat juang mereka dalam memulai bisnis ini.

Koleksi 45WAR dan Young Master edisi pertama terdiri dari 13 jenis pakaian, antara lain  kaus T, sweater, jaket hoodie, celana panjang dan pendek, hingga cardigan. Mayoritas line ini  berwarna gelap, seperti hitam dan abu-abu.

Dalam kolaborasi tersebut, Aswar bersaudara tidak hanya menerima bentuk jadi dan keuntungan penjualan, tetapi juga turut serta dalam proses produksi, yakni merancang bentuknya hingga memilih bahan yang digunakan.

“Kalau untuk desain, lebih banyak abang yang buat. Dia cerewet untuk rancangannya. Kalau bahan memang disesuaikan dengan iklim tropis dan olahraga laut. Bahannya  tidak terlalu tebal,” tutur Aqsa yang meraih medali emas, di pesta olahraga Asia tahun lalu itu.

Untuk urusan distribusi dan penjualan, menurut pendiri Young Master, Abraham Figra, akan dilakukan melalui pranata daring seperti marketplace atau media sosial. “Akan tersedia di toko daring, dan untuk kisaran harga sekitar Rp 300.000 sampai Rp 600.000,” katanya. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!