Penganiaya Suporter Persija Haringga Sirla Kecewa Divonis 7 Tahun Penjara, Ajukan Banding

oleh

Joko Susilo, satu terdakwa penganiaya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla kecewa dengan putusan hakim yang menjatuhkan pidana 7 tahun di sidang putusan di ruang Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (21/5/2019).

Selama ini, Joko berkeyakinan tidak bersalah dan tidak memukul Haringga Sirla di Stadion GBLA, pada 23 September 2018.

Di fakta persidangan, Joko mengaku menyelamatkan dua perempuan yang terjebak di kerumunan massa bernama Alya Maryani dan Laelasari.

“Kecewa, tapi saya pasrah. Saya ini tidak memukul Haringga, ada saksinya, Alya dan Laelasari. Tapi sayang Laela mendadak hilang saat hendak dijadikan saksi.”

“Alya sendiri kan hadir di persidangan, memberikan kesaksian bahwa saya menolong dia dari keramaiaan massa yang menganiaya Haringga,” kata Joko.

Menurut  Joko, banyak fakta persidangan yang yang dikesampingkan hakim.

Seperti fakta sidang ia menolong Alya dan Laelasari lalu menghimpun ‎uang hingga Rp 300 ribu dari bobotoh untuk mengganti mangkuk kaca milik pedagang bakso yang pecah.

Uang diserahkan ke Adang Ali. Namun, vonisnya tetap tidak berubah bahkan vonisnya sesuai tuntutan jaksa yakni 7 tahun.

“Hakim tidak menjadikan itu sebagai pertimbangan, paling tidak yang meringankan untuk saya. Itu saya kecewa, makanya saya mau banding,” kata dia.

mengikuti kesaksian demi kesaksian Joko sedari proses rekontruksi oleh polisi di GBLA hingga persidangan.

Saat rekontruksi, Joko menolak mereka ulang perbuatanya karena tidak memukul. Di pengadilan, ia konsisten tidak memukul Haringga.

“Karena saya Bobotoh sejati, bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan.”

“Penolakan dan pengingkaran saya selama proses hukum ini karena saya tidak bersalah dan tidak memukul Haringga, saya pertanggung jawabkan,” ujar dia.

Satu-satunya saksi yang melihat Joko memukul yakni Dani Fahmi Alamsyah (17), rekan Joko yang sudah divonis bersalah lebih awal dalam kasus yang sama.

Keterangan Dani disandingkan dengan keterangan Alya namun hakim tetap menjadikan keterangan Dani sebagai pertimbangan utama.

“Vonis hakim tidak adil. ‎Jangankan memvonis bebas, meringankan pun tidak. Anak saya jelas sekali di persidangan dijelaskan saksi menolong dua anak perempuan dan menghimpun dana untuk mengganti mangkuk pun tidak dipertimbangkan, vonis tetap tujuh tahun,” ujar dia.

Seperti diketahui, Majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung menyatakan Joko Susilo bersalah melakukan tindak pidana perusakan barang dan orang hingga meninggal dunia, sebagaimana diatur di Pasal 170 ayat 3 KUH Pidana pada pria bernama ‎Haringga Sirla, pada 23 September 2018 di Stadion GBLA.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun kepada terdakwa Joko Susilo,” ujar Suko, anggota majelis hakim. Vonis hakim sesuai tuntutan jaksa penuntut umum yakni 7 tahun.

 Haringga Sirla merupakan suporter Persija Jakarta yang datang ke Stadion GBLA untuk menyaksikan laga kandang Persib Bandung melawan Persija Jakarta.

Ia tewas dikeroyok sejumlah bobotoh pada laga tersebut.

Selama persidangan, tim penasihat hukum‎ Joko menghadirkan saksi meringankan yakni Alya Maryani yang dalam kesaksiannya di persidangan, tidak melihat Joko Susilo memukul Haringga.

Bahkan, Alya menyebut Joko menolongnya dari kerumunan massa.

Hanya saja, kesaksian Alya bertolak belakang dengan saksi Dani Fahmi Alamsyah yang melihat dari dekat Joko memukul Haringga.

Selain itu, hakim menyebut saat kejadian, Alya sempat berpisah sejenak dengan Joko.

 “Sehingga, kesaksian Aly‎a perlu dikesampingkan karena tidak beralasan,” ujar Suko, anggota majelis hakim.

Sementara itu, terdakwa lainya, Cepi Gunawan juga divonis bersalah‎ melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana diatur di Pasal 338 KUH Pidana.

Cepi dijatuhi pidana selama 7 tahun dengan tuntutan jaksa selama 8 tahun.

Hakim mengabaikan fakta sidang pengakuan Cepi di persidangan yang mencabut keterangannya di berita acara pemeriksaan (BAP). Di BAP, Cepi mengakui memukul Haringga namun di persidangan Cepi mencabut pengakuan itu.

Atas putusan hakim itu, kedua terdakwa menyatakan banding.
Para terdakwa kasus penganiayaan terhadap Haringga Sirla

Para terdakwa kasus penganiayaan terhadap Haringga Sirla (jabar/Mega Nugraha)

Sementara itu, lima terdakwa lainnya, Aditya Anggara divonis 9,5 tahun penjara, Goni Abdulrahman dipidana 7,5 tahun, Budiman 9,5 tahun pidana penjara, Aldiansyah dipidana 9,5 tahun dan Dadang Supriatna 8,5 tahun.

Usai sidang, Joko mengaku kecewa dengan putusan hakim. “Ini tidak adil,” kata dia.

 Uri.co.id  Joko Susilo Kecewa Divonis 7 Tahun Penjara, Bersikukuh Bantah Turut Memukul Haringga Sirla, 
Penulis: Mega Nugraha

()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!