Hindari Jalan Pondok Cabe karena Macet Selama 24 Jam | Jakarta Uri.co.id

Jakarta Uri.co.id

Menu

Hindari Jalan Pondok Cabe karena Macet Selama 24 Jam

Hindari Jalan Pondok Cabe karena Macet Selama 24 Jam
Foto Hindari Jalan Pondok Cabe karena Macet Selama 24 Jam

WARTA KOTA, PAMULANG — Berlakunya sistem buka tutup di Jalan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) ternyata menyebabkan kemacetan selama hampir 24 jam.

“Dari pagi sampai malam, ya orang ganti-gantian lah gitu lewat sini, bisa dibilang 24 jam lah begini,” kata Harun (43), warga sekitar yang tengah membantu buka tutup arus pada Warta Kota, Kamis (28/9/2017).

Menurutnya kejadian telah terjadi sejak hari Senin kemarin dan menyebabkan kemacetan panjang di kedua arah, baik yang menuju Lebak Bulus maupun Pamulang.

Kemacetan di jalan Pondok Cabe karena ada buka tutup arus kendaraan, Kamis (28/9/2017).

Kemacetan di jalan Pondok Cabe karena ada buka tutup arus kendaraan, Kamis (28/9/2017). (Alija Berlian Fani)

“Kira-kira udah empat hari, dari hari senen, dari sini sampai lampu merah Gaplek (arah Pamulang), sama yang ini sampai gang Kepala Pondok Cabe (arah lebah bulus),” jelasnya.

Berdasarkan pantauan, nampak di jembatan yang berada di dekat Universitas Terbuka (UT) sedang ada perbaikan jalan, serta alat berat yang tengah bekerja.

Pekerja pun nampak bulak balik silih berganti membawa bebatuan ataupun aspal dari hasil pembongkaran jalan. Warga sekitar juga terlihat membantu mengatur arus lalu lintas.

“Kata mandornya sih targetnya selesai 3 bulan. Harus cari alternatif, mungkin kalau muter terlalu jauh jadi masyarakat lewat sini juga,” paparnya.

Setelah empat hari membantu mengatur arus, Harum mengaku sering mendengar keluhan warga yang lewat karena terjebak macet berjam-jam.

“Macet begini kan masyarakat pasti ngeluh, dari gaplek ke sini aja satu jam setengah, kemarin aja jam setengah 6 mau nganter anak sekolah jam setengah delapan baru sampe UT,” terangnya.

Kemacetan di jalan Pondok Cabe karena ada buka tutup arus kendaraan, Kamis (28/9/2017).

Kemacetan di jalan Pondok Cabe karena ada buka tutup arus kendaraan, Kamis (28/9/2017). (Alija Berlian Fani)

Himbauan untuk cari jalur lain

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel, Sukanta menghimbau bagi pengguna jalan agar tidak melewati jalanan tersebut atau mencari alternatif lain.

“Solusinya dengan buka tutup, dan kita menghimbau masyarakat untuk menghindari jalan itu, gitu loh,” ungkap Sukanta melalui sambungan telepon.

Saat ditanyakan mengenai apakah ada solusi lain, dirinya merasa tidak ada hal lain yang dapat diperbuat untuk mengatasi kemacetan parah di Pondok Cabe.

“Solusi tidak ada yang lain, mau bikin rekayasa lain kemana, jalan tembus ngga ada, makanya ngga ada solusi lain itu,” jelasnya.

Selain itu, Dishub Tangsel menurutnya sudah menurukan personil untuk membantu mengatasi kemacetan dengan mengatur buka tutup jalur di jembatan.

“Kita sudah kerahkan 10 orang untuk ngantur buka tutup, wajarlah namanya ada pembangunan, di mana juga gitu kalau ada yang dibangun,” tegasnya.

Kemacetan di jalan Pondok Cabe karena ada buka tutup arus kendaraan, Kamis (28/9/2017).

Kemacetan di jalan Pondok Cabe karena ada buka tutup arus kendaraan, Kamis (28/9/2017). (Alija Berlian Fani)

Telat koordinasi penanganan arus

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengungkapkan penanganan kemacetan di Pondok Cabe memang terlambat karena koordinasi yang lamban.

“Informasinya satu setengah bulan pengerjaannya, ini kita terlambat mendapatkan informasi karena koorfinasinya telat,” jelasnya saat dihubungi di tempat berbeda.

Menurutnya, hingga saat ini solusi penangan hanya sebatas buka tutup arus yang dilakukan di jembatan. Namun akan ada penanganan lanjutan.

“Sampai saat ini belum ada pengalihan, jadi masih diberlakukan buka tutup dahulu. Ini akan dibicarakan dengan pihak terkait untuk lebih lanjut,” tutupnya. (uri/ria/irawan/TW)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Jakarta Uri.co.id